Rabu, 11 Oktober 2017

Hotel Murah Tapi Mewah Di Yogya

Dalam rangka anniversary pernikahan yang ke 17, saya dan suami memutuskan untuk berlibur ke kota gudeg selama 4 hari. Kenapa kami memilih Yogya? Bukan ke Bali aja? Sebab kami ingin sekalian nostalgia, mengenang masa-masa indah saat pertama kali bertemu dan jatuh cinta. So sweetttJ Memang kami berdua sama-sama kuliah dan pernah ngekost di kota yang berhati nyaman ini. Hingga sulit move on dengan kota yang selalu dirindukan banyak orang ini. Dan hal yang pertama kali kami pikirkan ialah menginap di hotel mana? Dan dekat enggak dengan kota atau tidak jauh jaraknya kemana-mana termasuk tempat wisata. Tentu sangat berpengaruh dengan biaya transfortasinya kan? Semakin dekat biaya transfortnya akan semakin murah. Ini bisa menekan biaya selama liburan, sebab kami juga harus mengeluarkan untuk biaya kuliner dan lainnya.


Biasanya selama ini bila kami liburan, hotel yang di pesan kalau dekat kota harganya cukup lumayan diatas 400 rb-an. Sudah begitu belum tentu kamarnya sesuai harapan. Malah pernah kami mendapatkan kamar dan toilet yang sempit. Apalagi mengharapkan adanya teras/balkon buat duduk-duduk santai menikmati pemandangan. Ditemani secangkir kopi dan susu cokelat panas. Hmmmmm.....Bosan kan? Bila di kasur terus nonton tv kabel? Hehehe...Sebaliknya kalau kamarnya lebih murah, lokasinya cukup jauh dari kota. Apalagi bila memesan hotel yang dekat dari tempat wisata. Harganya lebih mahal lagi euy

Namun saat saya menemukan Pan Family hotel ini lewat aplikasi Traveloka, rasanya seperti menemukan rejeki tak terduga. Apalagi saya percaya bahwa harga yang tertera di aplikasi Traveloka adalah harga jujur, karena saya sudah lama memakai jasa Traveloka dan merupakan pelanggan setiaLangsung deh saya booking kamar superior dengan permintaan khusus satu bed besar.  Oh ya alamat hotelnya di jalan Taman Siswa no 150 F Yogyakarta, Indonesia, 55151.




Dengan harga dibawah 200 ribu, fasilitasnya benar-benar seperti hotel bintang 4 atau 5. Selain kamar dan toiletnya yang cukup luas dan ber ac, tersedia juga bathub. Selain wastafel, kran untuk berwudhu dan teras untuk bersantai. Surprisenya lagi, hotel ini cukup ekslusif karena hanya menyediakan 7 kamar saja. 





Pemandangan hamparan sawah dan kolam ikan Dari balkon

Jadi sebelum liburan harus segera pesan sebelum kehabisan kamar, karena peminatnya juga banyak. Alhamdulillah....Akhirnya  liburan kali ini tambah berkesan, karena menemukan hotel yang sesuai dengan idaman kami selama ini. Terima kasih banget buat Traveloka, karena sudah menyediakan pilihan menginap yang lengkap. Mulai dari yang murah sampai yang mahal tersedia.  Kereeennnn...:) Sehingga hotel yang kami dapat sudahlah bagus dan fasilitasnya oke, juga dekat dari kota tapi tidak banyak menguras kantong. Bahkan ada mushollanya juga loh, hingga kita bisa sholat disini selain di kamar. Asyik banget kanJ


 Akhirnya kami memutuskan menginap lebih lama di hotel ini. Padahal biasanya memilih menginap satu hari saja lalu pindah ke hotel lain. Memang sih, dibalik kelebihan hotel ini ada kekurangannya yaitu tidak tersedia sarapan pagi, wifi, kolam renang dan saluran tv kabel. Tapi disekitar hotel banyak yang menjual sarapan enak dan murah.




Soal wifi dan tv kabel, bagi saya pribadi kurang perlu karena sudah asyik jalan-jalan jadi tidak sempat nonton televisi dan internetan. Kecuali bagi pekerja yang ditugaskan dari kantor atau pebisnis yang lebih butuh internet. Tapi untuk liburan keluarga dan pasangan yang ingin berbulan madu, fasilitas yang ada sudah lebih dari cukup menurut saya. 


Pokoknya kalau liburan lagi akan kembali ke hotel ini, apalagi saat mengajak anak-anak. Tidak bakal menyesal deh, apalagi petugas hotelnya ramah dan siap melayani. Sebab banyak juga saya dengar keluhan dimana staff hotel kurang ramah dan lambat melayani. Liburan bersama keluarga tak lagi merasa bete karena kamarnya sempit.

Rabu, 04 Oktober 2017

Pintu Gerbang Masuknya Narkoba

Maraknya obat ilegal belakangan ini sudah sangat meresahkan pemerintah dan masyarakat. Maka diadakanlah aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa 3 Oktober 2017. Aksi nasional ini digagas dengan tujuan utama memberantas obat ilegal dan penyalahgunaan obat hingga ke akarnya. Dengan visi ke depan adanya UU obat dan makanan yang semakin kokoh melindungi masyarakat. Lewat 3 cara yaitu : pencegahan, pengawasan dan tindakan hukum. Dimana sanksi bagi penyalahgunaan obat berupa sanksi administratif dan ancaman pidana.


"Kasus penyalahgunaan obat yang masih terjadi akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Hal ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama", ujar Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito saat menyampaikan sambutannya. Yang lebih parah lagi, efek yang ditimbulkan dari obat ilegal dapat menjadi awal masuknya narkoba. Sebagaimana Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim menyebut peredaran obat ilegal sangat berbahaya. Sebab, obat ilegal dinilai sebagai awal dimulainya peredaran narkoba. Hal ini disampaikan Bimbim ketika ditanya pandangannya mengenai peredaran dan penyalahgunaan obat ilegal oleh Presiden Joko Widodo.



Apa Itu Obat Ilegal?
Obat yang ditemukan di pasaran, namun tidak memiliki izin edar dan yang termasuk golongan obat palsu. Untuk itu berhati-hatilah karena:


1.    Obat dibuat dengan bentuk dan kemasan sama seperti obat asli, tetapi tidak mengandung bahan berkhasiat.
2.      Obat dibuat menyerupai obat asli, tetapi mengandung bahan berkhasiat lain
3.  Obat mengandung bahan berkhasiat dengan kadar yang benar atau di bawah standar, diproduksi, dikemas, dan diberi label SAMA seperti produk aslinya, tetapi bukan dibuat oleh produsen aslinya.

Alih-alih obat yang kita minum bukannya menyembuhkan, namun malah meracuni kesehatan bahkan nyawa kita bisa jadi taruhannya. Sungguh berbahaya dampak obat palsu bagi generasi dan masa depan bangsa. Padahal seharusnya obat adalah zat yang digunakan untuk mencegah, menyembuhkan penyakit dan meningkatkan kesehatan.




"Ini mungkin seperti fenomena gunung es," kata Jokowi dalam peluncuran pencanangan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa 3 Oktober 2017.

Menurut Jokowi, masalah obat ilegal membuat peran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) semakin penting. Presiden pun mengingatkan fungsi BPOM bukan sekadar masalah administrasi, prosedur, teknis, dan urusan bisnis. Hingga perlu adanya tindakan:

-          Tegas dalam penanganan obat ilegal
-          Prosesnya harus dipercepat
-          Pangkas segala prosedur yang berbelit-belit dan
-          Akhiri praktek suap agar petugas diam

Pada aksi ini juga ditandatangani Komitmen Bersama Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat oleh perwakilan pemerintah dan elemen masyarakat diantaranya: Kepala Badan POM RI, Menteri Kesehatan RI, Kabareskrim Polri, Deputi Bidang Kordinasi Kesehatan Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ketua GP Farmasi, Generasi Muda, dan anggota Band SLANK..




Selain itu, Presiden RI didampingi Kepala Badan POM RI, Menteri Kesehatan RI serta Kabareskrim juga melakukan pemusnahan secara simbolis barang bukti hasil pengawasan Badan POM selama tahun 2014-2016 dengan nilai keekonomian mencapai 61,55 miliar rupiah. 

Jadi, mari kita bersama-sama ikut andil dalam aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat. Salah satunya yang paling sederhana adalah dengan membuang obat yang sudah tidak terpakai dengan benar. Caranya:

-          Hilangkan semua label dari wadah obat
-       Untuk kapsul, tablet atau bentuk padat lain hancurkan dahulu dan campur obat tersebut dengan tanah atau bahan kotor lainnya. Masukkan ke dalam plastik dan buang ke tempat sampah
-          Untuk cairan selain antibiotik. Buang isinya pada kloset.
-          Dan untuk cairan antibiotik buang isi bersama wadah dengan menghilangkan label ke tempat sampah.


Intinya : Obat harus dimusnahkan dan tidak tersisa, agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Senin, 18 September 2017

Bulying Dan Dampaknya Bagi Masa Depan Keuangan Anak




Senang banget rasanya diundang menghadiri acara ‘SmartMom, Protect Your Family Smile’. Gimana enggak senang? Soalnya tema yang dihadirkan sangat menarik yaitu tentang Bulying dan Keuangan. Event yang diadakan oleh Sinar Mas MSIG Life tanggal 9 September 2017 di JSC Hive Space, Jakarta ini benar-benar sangat diperlukan terutama oleh para ibu seperti saya. Selain sangat dibutuhkan, sebenarnya kedua tema di atas saling berkaitan satu sama lain. Selama ini tak banyak yang menyadari  termasuk saya, bahwa masalah bulying dan keuangan sangat berhubungan erat satu sama lain. Terutama dengan masa depan keuangan anak korban bulying itu sendiri. Dulu saya juga tak menyadari hal ini, namun pikiran saya terbuka setelah mengikuti acara keren ini.




 Saya ingin memaparkan dulu apa itu bulying, mengapa anak bisa jadi korban bulying dan dampaknya. Sebelum menjelaskan apa saja sih kaitan dan dampaknya bagi masa depan keuangan anak korban bulying. 


Anak-Anak Rentan Mengalami Bulying Di Sekolah Dan Lingkungan Bermainnya

Anak bisa dikatakan menjadi korban bulying bila ada

·         Seseorang atau temannya yang menggunakan pengaruh atau kekuatan superior untuk mengitimidasi  anak, agar melakukan atau memberikan apa yang diinginkannya.
·         Perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja demi menyakiti anak dengan melibatkan kekuatan yang tidak seimbang dan berulang kali. Jadi disini ada si kuat dan si lemah. Misalnya:

-          Secara fisik : Menendang, mendorong anak dan prilaku kekerasan fisik lainnya
-      Verbal : mengejek, menghina dan mengolok-olok anak dengan nama yang buruk seperti si gembrot, si bego dan sebagainya. Bahkan tanpa kita sadari, sebagai orang tua kita telah melakukan bulying pada anak dengan berkata kasar, meremehkan dan membanding-bandingkannya.
-          Relasional : Anak dicuekin, di fitnah atau disebarhasut

Bahkan kini berkembang bulying yang lebih kejam lagi di sebut Cyberbully. Untuk lebih jelasnya Cyberbully itu berhubungan dengan tekhnologi contohnya yang sekarang marak terjadi di media sosial. Saling fitnah dan menjatuhkan seseorang lewat tulisan di Facebook dan jejaring sosial lainnya. 

Hannah bunuh diri setelah menjadi korban bullying di Ask.fm, sebuah situs jejaring sosial terkenal. Karena tak tahan membaca pesan-pesan kasar di akunnya, Hannah akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Mengapa anak kita bisa menjadi korban bulying? Penyebabnya beragam!

            Pertama : Anak yang terlihat berbeda misalnya karena paling pinter, populer dan sebagainya akan membuat anak yang iri menjadi tersaingi. Sehingga anak pun di buat tak berdaya dengan selalu diintimidasi dan di fitnah.
Kedua : Anak yang terlihat pemalu, hingga sulit bersosialisasi
Ketiga : Anak yang terlihat lemah di mata teman-temannya
Keempat : Anak yang kurang mampu secara ekonomi dan intelektual.
Kelima : Anak yang fisiknya kurang sempurna seperti cacat, rentan menjadi korban bulying.
Selain kelima hal diatas bisa juga karena sebab lain misalnya karena anak lebih muda atau paling kecil di antara teman-temannya.

Lalu, bagaimana cara kita mencari tahu anak telah menjadi korban bulying? 

Sebab tak semua anak berani berterus terang dirinya menjadi korban. Beberapa faktor penyebabnya karena

1.      Anak takut di salahkan  bila berterus terang.
2.      Anak takut diminta selesaikan sendiri masalahnya
3.      Anak merasa tidak akan ada yang menolong bila mengatakannya
4.      Anak tidak sadar menjadi korban bulying, ini lebih memprihatinkan lagi.

Untuk itulah sebagai pendidik dan orang tua, perlu mengenali bahwa anak kita adalah korban bulying.

Tanda-tandanya sebagai berikut:

·         Anak tiba-tiba malas dan mogok sekolah
·         Menghindari tempat tertentu atau takut sendirian
·         Anak tidak suka dan enggan bila diajak berbicara tentang sekolah atau teman-temannya
·         Merasa dirinya tidak cukup baik
·         Minta uang lebih untuk alasan yang tidak jelas
·         Menyalahkan diri sendiri, merasa tidak berdaya
·         Bila sudah sangat berat, anak mengalami depresi hingga bicara tentang bunuh diri

Proteksi anak terhadap bulying


Pertama , Mengajarkan anak sejak dini untuk kenal dan mampu mengekspresikan label emosinya. Kalau perlu dicontohkan misalnya 

“Kamu sedang marah yah? Atau sedang kesal? Kamu lagi merasa takut ya?”     

 Hal ini membuat anak menjadi lebih terbuka.

Kedua , berikan kasih sayang yang cukup baik secara verbal maupun fisik melalui sentuhan berupa pelukan dan ciuman. Jangan sepelekan pelukan dan ciuman pada anak karena ungkapan cinta orang tua baik lewat sentuhan dan ucapan,  bisa menjadi amunisi bagi anak dan melahirkan rasa percaya diri karena merasa dicintai orang tuanya. Bila anak tumbuh dengan percaya diri yang baik dan mendapatkan penghargaan yang cukup dari rumah, tidak akan mudah menjadi korban bulying. Bahkan hal ini juga bisa diterapkan agar anak tidak menjadi pelaku bulying itu sendiri. 

Ketiga, ajarkan juga anak membangun pertemanan dan terapkan pola asuh demokrasi di rumah. Lebih baik lagi bekali juga anak dengan ilmu bela diri. Hal ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri anak. Selain bekal untuk membela diri bila anak mendapatkan kekerasan fisik. 

Pelaku bulying biasanya anak-anak yang kurang kasih sayang dan tak mendapatkan penghargaan diri dari rumah. Atau bisa juga di masa kecilnya sering mengalami kekerasan fisik, psikis maupun verbal.

Ingat! Anak akan menerapkan perlakuan yang dia terima pada orang lain, bahkan pada saudara kandung dan temannya sendiri.

Mengingat dampak bulying tidaklah ringan bagi mental anak di masa depan, maka menurut psikolog Vera Itabilana Hadiwidjojo S.Psi, pekalah dan jangan abai pada anak. Salah satunya dengan mengajarkan anak untuk lebih terbuka. Berikan selalu anak dukungan dan bekali kemampuan fisik dan psikologisnya untuk melawan bulying dari teman-teman sekolahnya.




Dampak Bulying Terhadap Masa Depan Keuangan Anak

Namun selain dampak secara mental dan fisik hati-hati! Ternyata akibat bulying juga besar pengaruhnya bagi masa depan keuangan anak di masa depan. Bagaimana bisa?  Begini penjelasannya :

-          Secara psikis, anak korban bulying akan tumbuh menjadi anak yang kurang optimis dan lebih agresif. Hal ini karena dia merasa telah diperlakukan tidak adil saat terus di bully. Apa jadinya bila anak pesimis dan gampang menyerah? Juga sering berbuat onar dan senang tawuran, sebagai penyaluran sikap agresifnya. Tentu hal ini berpengaruh dalam mencapai kesuksesannya kelak saat dewasa. Sehingga masa depan anak akan hancur termasuk masa depan keuangannya.

-          Rasa kurang percaya diri akibat di bully, membuat anak ragu-ragu dan takut melangkah hingga sering mengalami kegagalan. Kegagalan hidup secara tidak langsung juga berdampak pada kondisi keuangan yang naik turun.

-          Stress dan depresi terus menerus, membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang mudah frustrasi dan putus asa, hingga banyak yang melampiaskannya ke obat-obatan terlarang, minuman keras dan menjadi perokok berat. Otomatis keuangannya sering bermasalah karena selalu habis digunakan untuk membeli obat-obatan, minuman dan rokok.
 
-          Mudah mengalami penurunan kesehatan hingga sering sakit-sakitan, akibat terus memendam kemarahan dan kebencian atas prilaku tidak adil dari bulying yang ia terima di masa kanak-kanak. Apalagi tak segera tertangani hingga anak beranjak dewasa. Akibatnya biaya hidup kesehatannya lebih besar pengeluarannya daripada biaya lainnya.  Ternyata dampak bulying tidak main-main pada masa depan anak, salah satunya masa depan keuangannya kelak. Ditambah lagi bila anak tak memiliki asuransi jiwa dan kesehatan. Akan semakin jatuh bangunlah mereka dalam menghandle masalah keuangan, terutama setelah berkeluarga. Padahal menurut Aakar Abyasa Fidzumo, Founder of  Jouska Finansial, asuransi kesehatan merupakan pengeluaran wajib sebelum pengeluaran lainnya. 



Salah satunya asuransi yang sudah terjamin reputasinya yaitu 




Sinarmas MSIG Life adalah salah satu perusahaan asuransi terkemuka yang ada di Indonesia. Didirikan pada tanggal 14 April 1985, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Life telah mengalami perkembangan dan perubahan. Asuransi yang telah melayani lebih dari 790.000 nasabah individu dan kelompok di 69 kota ini, bahkan telah dinobatkan oleh Infobank sebagai Digital Brand of The Year terbaik ke-3 untuk kategori Asuransi Jiwa pada bulan Maret 2015. Selain itu, Majalah Investor mendaulat Unit Bisnis Syariah Sinarmas MSIG Life sebagai Asuransi Syariah Terbaik untuk aset diatas Rp. 200 Miliar pada Best Syariah 2015 di bulan Agustus 2015. Jadi bila kita masih ragu dalam memilih asuransi tradisional, maka bisa mengambil Asuransi Syariah dari Sinarmas MSIG Life ini. Untuk mengetahui info detailnya, bisa buka link www.sinarmasmsiglife.co.id

Orang dewasa yang pernah menjadi korban bulying pada masa kanak-kanaknya, berpeluang besar megalami depresi. Dimana kebanyakan saat tengah depresi, akan melampiaskannya dengan

1.      Bekerja lebih keras sebagai pelarian, terutama pada pria hingga tak memperdulikan kesehatannya.

2.      Melampiaskannya dengan belanja di luar batas alias hanya berupa keinginan sesaat, bukan karena kebutuhan. Berharap dengan belanja bisa menghilangkan depresinya sejenak terutama banyak terjadi pada wanita.

3.      Bagi sebagian orang saat tengah depresi, nafsu makannya semakin meningkat. Sehingga kebutuhan untuk berbelanja makanan bertambah dengan lebih doyan ngemil dan makan berkali-kali.

Kesimpulannya anak adalah investasi di masa depan bagi keluarga dan negara. Jadi bila anak rusak, maka rusaklah tatanan keluarga dan negara, terutama dalam hal ekonominya.


Karena sejatinya sebuah negara itu dikatakan berkembang salah satunya lewat perekonomiannya.




Referensi :