Mom Blogger Community

Mom Blogger Community
Member Of MBC

Senin, 07 September 2020

Kejenuhan Dalam Rumah Tangga

 Perkawinan yang indah bisa menyembuhkan luka-luka emosional lama secara lebih efektif ketimbang terapi terbaik sekalipun. Dari buku 101 hal yang sebaiknya diketahui dan disiapkan sebelum menikah)



Cinta yang tadinya meletup-letup tiba-tiba terasa hambar. Pernikahan yang dijalani pun mulai terasa datar. Benih-benih cinta yang membara seakan meluap entah kemana. Yang ada berbulan-bulan saling cuek dan mendiamkan satu sama lain. Sekalinya berbicara langsung emosi ingin meledak. Kemarahan dibiarkan terpendam selama bertahun-tahun. Hati-hati, ini salah satu tanda adanya kejenuhan dalam pernikahan. Kenali juga tanda yang lainnya yaitu;

Hubungan suami istri terutama sex yang dilakukan hanya sekedar memenuhi kewajiban saja. Tak ada lagi gairah di dalamnya. 

Secara fisik mudah lelah karena hubungan dengan pasangan yang buruk

Secara psikis mudah frustrasi dan marah

Akibatnya terjadilah yang namanya hubungan tanpa status di dalam status yaitu hubungan yang terjadi dalam ikatan pernikahan tanpa adanya ikatan emosi alias hidup masing-masing. Tidur seranjang tapi saling membelakangi. Serumah tapi seperti tak saling kenal dan tak saling berbicara..

Waspadai bila hal ini terjadi pada hubungan pernikahan Anda karena kejenuhan dalam pernikahan merupakan sesuatu yang tudak wajar. Sudah pasti karena seharusnya rumah tangga adalah tenpat bertumbuh dan berseminya cinta antara dua orang yang saling mencintai. Bukan saling benci atau merasa bosan satu sama lainnya. Lantas? kemana cinta itu pergi yang memicu timbulnya bibit kejenuhan? Salah satu penyebabnya karena hilangnya sesuatu dari pasutri, bisa berupa kebiasaan atau mungkin hadirnya hal-hal yang tak tersampaikan. Kebiasaan yang tadinya membuat pasangan jatuh cinta seperti bersikap lembut, perhatian romantis dsb.

Namun seiring berjalannya waktu dan karena suatu factor, kebiasaan itu tak ada lagi. Sedangkan alasan yang kedua tentunya berhubungan dengan perasaan, harapan dan kebutuhan pasangan yang tak dapat dipenuhi oleh pasangannya. Bisa berupa kemarahan yang dipendam oleh sikap pasangan yang tak disukai seperti kelewat boros, suami yang yang cuek dan tak perhatian ketika istri repot mengurus anak dan rumah tangga yang tak ada habisnya. Juga bisa karena kebiasaan lainnya dari pasangan yang dibenci dan tak disukai. Kisah seorang istri dibawah ini salah satu contoh bibit kejenuhan pernah melanda rumah tangganya. 


Dulu suami saya sering sekali lembur kerja. Bayangkan pagi pagi sekalit sudah pergi bekerja dan pulang larut malam. Memang sih tempat kerja suami jauh hingga menyebabkannya selalu pulang malam. Eh, begitu pulang dia pulang saya malah udah capek ngurus rumah dan anak. Jadi begitu selesai menyiapkan makan malam saya tak tahan untuk langusng tidur. Akibatnya kami jadi jarang ngobrol. Tapi begitu hari libur, suami malah tidur seharian.  Kalau sudah bangun tidur, suami malah asyik di depan Lepinya. Kapan dong kami jadi punya waktu berdua? Padahal saya ingin suami mengajak saya berjalan-jalan berdua seperti dulu saat awal menikah.   

Keadaan ini berlangsung lama sampai-sampai di dalam hati saya merasa selama ini hanya menajdi orang tua tunggal buat anak saya karena suami sepertinya sibuk sendiri. Jenuh pun melanda hati saya dengan hubungan rumah tangga kami yang seperti ini. Menbuat saya semakin sering berpikiran negative pada suami. Dampaknya saya malah sering sakit-sakitan. Untungnya suami berubah jadi perhatian demi melihat kondisi saya. Moment ini saya gunakan untuk mengungkapkan semua uneg-uneg dan yang mengganjal dihati ke suami.   Hasilnya sekarang sebelum tidur suami mau mengajak saya  ngobrol dan saya memijat suami. Alhamdulillah suasana pernikahan kami sekarang kian terasa menyenangkan. (Nia nama samaran))


Rasa jenuh memang bisa muncul akibat pasangan berubah tak lagi seperti dulu bak lagu dewi yull kau bukan yang dulu lagi, kau bukan dirimu lagi. Kecewa rasanya, padahal  dulunya dia  lemah lembut, tutur katanya sopan santun dan mengerti perasaan kita bak kucing anggora. Tapi kini berubah menjadi banteng matador yang galak, pemarah, agresif dan tidak perduli perasaan orang lain ! Dari sini sebenarnya dapat kita pertanyakan sebenarnya siapakah yang turut andil mampu merubahnya dari kucing anggora menjadi banteng matador? Jawabannya sebenarnya tanpa disadari kita sendirilah yang telah merubahnya seperti itu. Dari cara kita merespon pasangan dan cara kita bersikap yang cenderung merendahkan atau meremahkan pasangan. Mungkin lewat ucapan, bahasa tubuh, tatapan mata, yang semuanya bisa mematikan perasaan pasangan hingga berubah menjadi pembunuh berdarah dingin.  Cara inilah yang membuat pasangan menjadi kurang menghargai dan tidak mau mendengarkan kita lagi. Sehingga dia tidak percaya lagi dengan apa yang kita katakan. Sungguh prihatin.

Penyebab kedua kejenuhan bisa terjadi akibat harapan yang terlalu tinggi pada pasangan sebelum menikah. Misalnya berharap suaminya orang yang kaya raya sehingga bisa memberi kemewahan atau pun sering mengajak nya makan malam tiap weekend. Ternyata setelah menikah, sang suami tak berpenghasilan sesuai harapan istri.

Penyebab ketiga baru ngeh kalau pasangangannya ternyata pencemburu berat misalnya atau suka lupa waktu dengan hobinya sehingga istri atau suami merasa dicuekkan atau diduakan tanpa mendapatkan perhatian yang semestinya.

Tentunya masih banyak penyebab lainnya yang memicu tumbuhnya bibit kejenuhan dalam hubungan pasutri seperti yang diungkapkan oleh pemerhati perempuan Siti Ansariah, MA yang juga anggota perhimpunan yaitu 

Adanya komunikasi yang tidak tuntas sebelum menikah atau masa penjajakan. Dimana saat itu pasangan hanya membahas hal-hal yang terlihat tapi tidak konteks dirinya.

Perilaku mental pasangan dan kebiasaan melempar tanggung jawab pada pasangan atas harapan yang tidak tercapai tanpa pernah mau memperbaikinya bersama. 


Bila hal ini sudah terjadi, maka menurut Psikolog Roslina Verauli M. Psi. langkah awal yang harus dilakukan adalah menyikapi kejenuhan dengan reaksi yang tidak meledak-ledak. Lebih baik membicarakannya dengan pasangan secara baik-baik misalnya dengan mengatakan

  Aku merasa ada yang tidak tersampaikan atau kita sudah lama tidak ngobrol.

Selanjutnya Roslina menyarankan 5 hal untuk mengobati kejenuhan yaitu 

Berhenti mengingat masa lalu hingga menghayatinya secara keliru yang membuat kita kehilangan kemampuan untuk mencintai masa sekarang

Menghidupkan kembali komunikasi 2 arah yang dilingkupi rasa saling percaya dan loyal satu sama lain.

Adanya kompromi dengan saling menyesuaikan diri Dalam penyesuain ini tentunya membutuhkan pengorbanan dan kerjasama dua pihak. Yang perlu diperhatikan penyesuain bukan berarti mengalah tapi menurunkan prosentase kekurangan kita yang tidak disukai pasangan ungkap Roslina lagi.

Secara bersungguh-sungguh mengusahakan hubungan !00 % dengan pasangan. Berusaha menjalin kedekatan agar hubungan selalu hangat seraya meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas bersama pasangan contohnya lewat senyuman hangat, penampilan yang mempesona dsb

Menyelipkan rasa humor dalam hubungan pasutri hingga mudah tertawa dan menertawakan masalah yang dihadapi sehingga membuka kesempatan untuk memandang masalah dari sudut yang berbeda. 

Nabi Saw sendiri bersabda .Bahwa segala bentuk permainan itu batil bagi anak Adam kecuali tiga perkara : melepaskan anak panah bagi busurnya, latihan berkuda dan senda gurau (bermain-main) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.  


Mengacu pada hadist ini dapatlah disimpulkan bahwa sesungguhnya canda dalam kehidupan rumah tangga tidak hanya berfungsi sebagai bumbu, tapi juga mampu mengurangi stress, kepenatan dan kebosanan serta bisa mencairkan suasana hingga menciptakan keharmonisan dan suasana yang lebih romantis.

Intinya selain tips diatas yang terpenting action lebih dulu dalam berupa tindakan nyata sangat diperlukan dengan mengekspersikan bentuk cinta dan mau menjadi pendengar yang baik bagi pasangan. Jadi bukan hanya sekedar ucapan I Love U tanpa tindakan yang mampu menguatkan keyakinan pasangan.

Senin, 24 Agustus 2020

Stopkontak Dan Hubungan Intim


 Sekarang saya mau ngomongin hubungan antara sex dan stopkontak. Kamu tahu kan? Stopkontak itu diperluin hanya sewaktu mau nge-cash hp atau laptop dan  semacam barang elektronik lainnya. Setelah penuh terisi, langsung di cabut dan dibiarkan begitu saja sampai saat butuh nge- cash lagi baru di datangi. Lantas, apa hubungannya dengan aktivitas sexual? Menurut saya ada yaitu ketika seorang suami hanya mendatangi istrinya hanya di saat butuh saja yaitu ketika ingin menyalurkan kebutuhan biologisnya saja. Memang salah? Kan istri memang berkewajiban melayani suaminya di ranjang, daripada suami melampiaskannya ke wanita lain?

               Jelas suami tidak salah, karena kebutuhan pria setelah menikah adalah mendapatkan kepuasan sex dari istrinya. Islam sendiri bahkan membenarkan dalam sebuah ayat al quran datangilah istrimu, karena dia ladang bagimu. Yang jadi masalah itu ketika si suami :

 1. Tiba-tiba mendatangi istrinya tanpa pemanasan lebih dulu. Padahal si istri belum bangkit gairah sexualnya. Sehingga si istri mengalami rasa sakit dalam berhubungan intim, akibat vagina masih kering karena belum ada rangsangan hingga mengakibatkan lecet. Berhubungan intim secara tergesa-gesa seperti ini tentulah membuat si istri tidak merasa nyaman. Batin si istri  “Anda puas, saya sakit dan lemas!”

2.  Tidak perduli apa yang menjadi keinginan dan harapan istri dalam berhubungan intim. Ibaratnya suami hanya mementingkan kepuasannya sendiri. Sebaiknya cari tahu apakah istri senang dengan gaya A atau tidak nyaman dengan gaya B misalnya. Atau apakah istri sudah mengalami orgasme atau belum. Tentu banyak hal lain yang perlu dibicarakan bersama seputar hubungan sexual. Jangan sampai kedekatan emosional dan bonding tidak tercapai dari hubungan intim. Sehingga kegiatan yang harusnya menyenangkan ini, hanya sebatas kewajiban dan pemenuhan kebutuhan sexual saja.

3. Mengabaikan perasaan istri, apakah ia sedang sedih, masih menyimpan amarah, kecewa dan sakit hati pada suami. Sebab bila suami tidak memiliki rasa empati akan perasaan istrinya, bagaimana mungkin istri bisa bahagia? Sebab wanita yang tidak bahagia dengan hubungan pernikahannya, otomatis tidak mampu membahagiakan suami dan anak-anaknya. Ingatlah bahwa istri adalah jantungnya sebuah rumah. Bila istri bahagia, maka seisi rumah akan bahagia. Jadi bila suami baru saja memaki-maki istrinya, merendahkan istrinya dengan kata-kata yang tidak pantas. Atau yang lebih parah lagi memukul dan menyakiti istrinya secara fisik. Lalu setelah itu tanpa merasa bersalah atau meminta maaf, mengajak bahkan memaksa istrinya untuk melayaninya di tempat tidur. Padahal luka istrinya belumlah kering dan rasa cinta serta gairahnya pada si suami sudah terlanjur hilang duluan, akibat rasa insecure yang dirasakan istri. Yaitu rasa takut, cemas, tidak percaya diri, kurang nyaman dan harga diri yang hancur akibat perlakuan buruk suaminya.

4. Tidak perduli dengan kondisi istri, apakah sedang lelah karena seharian berjibaku dengan urusan rumah tangga. Ditambah lagi bila suami tidak mau turun tangan membantu istri. Andaipun tidak mau membantu istri, suami kan bisa membayar prt bila ia memiliki kemampuan lebih secara financial. Atau lebih tragisnya lagi tak perduli keadaan istrinya yang sedang sakit. Suami tetap memaksa istri harus melayaninya di ranjang. Bukankah sebaiknya tunggu istri istirahat dulu menghilangkan rasa lelahnya atau tunggu istri pulih dulu dari sakitnya. Kesabaran suami sangat di butuhkan dalam keadaan seperti ini meskipun sulit. Salah satu caranya dengan mengalihkan pikiran pada kegiatan lain yang positif.

 

               Perlu diingat bahwa perempuan ingin dimanja-manja dan digoda dulu, diperhatikan, dibelai, disanjung, dipuji, senangkan hatinya, kasih empati dulu barulah ia mau diajak berhubungan intim. Kata lainnya perempuan ingin merasa dicintai lebih dulu baru mau diajak berhubungan. Bahkan bagi wanita bicara adalah bagian penting dari pemenasan sebelum bercinta. Sementara pria sebaliknya, berhubungan intim dulu baru akan memberikan cinta. Sedangkan menurut Dr. Aisah Dahlan, CHT, cara memuaskan laki-laki lebih mudah dan tidak sekompleks wanita yaitu hanya satu, dekati dirinya tanpa busana.

               Secara sains, ketika suami mendapat godaan dari wanita lain, entah mendengar suaranya yang manja atau fisiknya yang menggoda, maka hipotalamus akan tegang dan butuh penyaluran. Masih menurut Dr Aisah Dahlan, setelah 3 hari hipotalamus laki laki akan tegang dan perlu di lenturkan dengan hubungan suami istri. Selain itu, sex bagi pria bisa sebagai problem solver. Dimana keinginan pria ketika bercinta adalah pembebasan ketegangan yang menumpuk karena pekerjaan seharian di luar. Dan dia ingin lepaskan dengan pencapaian orgasme Jadi kalau udah lepas tegangnya, baru dia bisa kasih cinta pada istrinya. Alangkah teganya kita bila terus menolak suami dan selalu mengeluh capek serta tidak mood. Padahal dengan mengajak suami untuk berkomunikasi lebih dulu tanpa menolaknya mentah-mentah, maka akan merasa sama-sama enak.Intinya ajak suami untuk memahami apa yang kita mau dan apa yang membuat kita nyaman saat berhubungan intim. Jadi bila tidak saling memahami, maka akan jadi lingkaran setan dimana tidak akan pernah bertemu titiknya.

               Untuk pria, berusahalah berlatih sebanyak-banyaknya kata kata cinta selama pemanasan untuk memenuhi kebutuhan istrinya. Untuk wanita, harus belajar berhenti bicara selama bercinta, karena para pria sedang fokus ketika berhubungan dan tidak bisa seperti wanita yg bisa banyak omong ketika lagi berhubungan intim. Intinya wahai para suami, jangan jadikan istrimu hanya sebagai stopkontak saja, yang didatangi pas butuhnya aja. Diluar itu, perasaan dan kebutuhan istri di abaikan. Kebutuhan untuk diperhatikan, di mengerti, di hargai dan merasa dicintai.  Sebab istrimu bukan benda mati, yang tidak memiliki hati dan perasaan. Untuk para istri yang merasa diperlakukan hanya sebagai tempat colokan, terbukalah! Jangan diam aja atau membatin sendiri. Utarakan baik-baik dan secara empat mata dengan suami. Alih-alih dapat pahala dari hubungan halal suami istri, malah jatuhnya jadi dosa karena adanya kezaliman dan rasa tidak ikhlas dalam melayani.

               Sejatinya hubungan sex dalam pernikahan sangat dianjurkan dalam agama, karena banyaknya manfaat yang di dapat oleh pasutri. Salah satunya agar pernikahan lebih terasa erat satu sama lain dan membahagiakan keduanya. Bukan malah sebaliknya, membuat hidup pasutri semakin menderita.



Rabu, 18 Maret 2020

Semakin Rajin Mandi Gara-Gara Vitalis Body Wash





              “Alishaaa! Mandi dulu!”
“Bentar Ma,” jawabnya selalu.
“Alishaaa! Ayo cepatan mandi!”
“Iya Maaa,” jawabnya.

Tapi oh tetapi, Alisha hanya menjawab iya tanpa beranjak begitu saya tak lagi menyuruhnya. Menjelang sore, saya pun bertanya lagi.

“Udah sore Alisha belum mandi juga?”
“Belum Ma,” jawabnya tanpa merasa bersalah.  Emaknya mulai bertaring.

Begitulah hampir setiap hari ritual menyuruh Alisha mandi. Alisha sepertinya susah sekali kalau suruh di suruh ke kamar mandi. Sekalinya mandi dulu, maunya mandi ala salon dengan keramas sendiri di luar. πŸ˜‚




 Padahal menurut pakar tumbuh kembang anak, Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), anak yang berkeringat sehabis bermain harus segera dibersihkan. Jika dibiarkan, dikhawatirkan bisa memicu beragam masalah lain, seperti ketidaknyamanan pada anak, gatal-gatal dan susah untuk tidur.

"Prinsipnya kalau anak kotor harus segera dibersihkan. Kalau tidak bisa timbul kuman atau infeksi," kata dr Soedjatmiko lagi.

Kebayangkan? Kalau Anakku Alisha malas mandi, padahal sudah seharian bermain di luar bersama-teman-temannya. Dimana kalau sudah asyik bermain, kadang sampai lupa mandi. Duh! Sebagai seorang ibu saya pun khawatir. Sampai suatu hari datanglah kiriman Vitalis Perfumed Moisturizing Body dimana Alisha orang pertama paling bersemangat membongkar paket dan memilih-milih Vitalis Body wash yang berjumlah tiga macam. Secara bergantian, Alisha pun membuka tutupnya dan menciumi harum wangi Vitalis yang sangat kuat wanginya. 


            “Alisha mau yang warna pink yah Ma.” Lalu tanpa di suruh, ia pun segera mengambil handuk
            “Alisha mau mandi dulu yah Ma,” teriaknya sambil lari ke kamar mandi.

Tumben tidak pakai di teriakin dulu, pikir saya. Coba kalau begini terus, kan Emaknya gak harus tegang urat dulu sebelum menyuruh mandi. Sudah begitu, mandinya jadi lebih lama lagi. Selidik punya selidik, ternyata satu persatu Vitalis Body Wash ia coba ke badannya. Wkwkwkwk… Alisha tidak puas hanya memakai yang warna pink saja. Untungnya Vitalis Body Wash aman untuk kulit anak-anak juga, selain untuk kulit orang dewasa. Saya jadi bertambah lega karena kulit Alisha sensitive dan tidak bisa sembarangan memakai sabun mandi seperti kulit saya. 

Memang selain aroma parfumnya yang kuat dan tajam serasa mandi parfum, Vitalis Body Wash adalah sabun mandi yang tidak membuat kulit kering karena kandungan moisturizer dalam formulanya. Untuk itulah kelembaban kulit setelah pemakaian tetap terjaga, Bahkan Vitalis pun menambahkan high quality moisturizer. Oh ya, Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash menyediakan 3 pilihan variant dengan extra benefit yang berbeda pada tiap variannya seperti

1. White Glow memberikan manfaat Skin Brightening untuk kulit terlihat lebih cerah,  terasa halus, dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini mempunyai top note  dengan aroma fruity dari paduan manisnya Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia yang lembut dan elegan, dibungkus dengan kombinasi Woody & Suede yang glamour dan long lasting.  Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow, diperkaya dengan ekstrak Licorice dan Susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih, cerah bersinar.




2. Fresh Dazzle memberikan manfaat Skin Refreshing untuk kulit terasa segar, halus  dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini diawali dengan  segarnya wangi Bergamot, diikuti wangi Floral Bouquet yang elegan feminin dan disukai wanita, ditutup dengan Musk Amber yang long lasting. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle, diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidant dari Green tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.


3. Soft Beauty memberikan manfaat Skin Nourishing untuk kulit terasa halus, lembut dan terawat. Parfumnya dibuka dengan wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose & Violet yang feminine, diakhiri dengan manisnya Tonka Bean & Sandalwood yang premium. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty, diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk membantu menjaga kulitmu tetap terasa kenyal halus dan  lembut.




Info tambahan bahwa Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash adalah body wash yang memiliki “superior parfum” dengan skin benefit yang baik dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit wanita Indonesia.   Memberikan pengalaman mandi parfum yang tidak pernah dialami sebelumnya. Dengan menggunakan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, Vitalis membantu wanita Indonesia menjadi semakin percaya diri dan bersemangat dalam  mewujudkan mimpinya. Akhirnya ritual mandi kini tak lagi penuh drama bersama Alisha sejak ada Vitalis Body Wash.



Rabu, 27 November 2019

Kenali Diri Lewat Tes Stifin

Sebelum saya memperkenalkan apa itu Stifin, saya ingin memperkenalkan diri dulu. Cie cie emang penting gituπŸ˜€ kayak seleb aja. Menurut saya sih lumayan penting karena ini menyangkut tes Stifin yang saya jalankan saat  mengikuti acara Blogger Gathering "Melakukan Perubahan Terbesar Dengan Memetakan Kekuatan Diri Sendiri" bersama mba Dhey Siregar selaku Founder DNA Humanity yang sekaligus sebagai Owner STIFIn Cabang Depok juga STIFIn Studio Inc.  Hadir juga Mira Sahid selaku Founder Komunitas Emak2 Blogger dan Penggiat Literasi Digital yang akan sharing ilmunya didunia perbloggeran.



Jadi begini, saya itu dari kecil orangnya pemikir alias apa apa di pikir. Sampai ibuku mengatakan "Semut berjalan aja dipikirin." Uhuk! πŸ˜€ Makanya badanku susah gemuk mungkin karena kebanyakan mikir. Bahkan guru anak saya juga berkomentar "Ibu ini berpikirnya terlalu detail dan dalam."

Masa sih ampe segitunya, batin saya. Dan semuanya terjawab saat keluar hasil tes Stifin saya yang masuk Thinking Introvert.


Seorang Thingking Introvert selain pemikir yang logis, juga ambisius dan ingin selalu teratas. Setelah saya flashback, pantes dulu kalau dapat nilai rendah suka malu dan sakit hati alias tidak terima hahahaha. Maunya di sekolah rangking satu terus dan dapat nilai tinggi.

Tak hanya itu, kadang karena terlalu dalam memikirkan sesuatu hal, saya sering mempertanyakan soal hidup dan Tuhan. Salah satunya "Tuhan, untuk apa sebenarnya saya di ciptakan dan dilahirkan? Padahal anak ibu saya sudah banyak. Apakah untuk memenuhi jumlah manusia saja biar bertambah banyak? Belum lagi pikiran ekstrem lainnya, bila tidak saya imbangi dengan iman, maka bisa menjadi sesat. Akhirnya setelah puluhan tahun saya hidup, baru sekaranglah saya benar benar mengenal jatidiri saya lewat tes Stifin.

Apa itu test STIFIn?


Test STIFIn merupakan tesd yang mengukur jenis kecerdasan secara spesifik ( disebut mesin kecerdasan ). Test STIFIn ini di lakukan dengan cara menscan sepuluh jari, di mana peran sidik jari tersebut yaitu membawa pesan dan informasi tentang komposisi susunan syaraf tersebut, kemudian dianalisa dan di hubungkan dengan belahan otak tertentu yang dominan berperan sebagai sistem operasi dan mesin kecerdasan.

Tes Stifin itu Beda

Oh ya, test STIFIn berbeda loh dengan test IQ. Bedanya kalau test IQ merupakan test yang mengukur skor kecerdasan secara umum. Sedangkan mesin kecerdasan hasil test STIFIn ibarat menemukan “system operasi” ( istilah dalam bidang computer ) otak seseorang, sementara test sidik jari hanya mengukur perangkat keras otak.

Adapun selain Thinking Introvert,  mesin Kecerdasan (MK) otak seseorang  juga meliputi Sensing, Intuiting, Felling, dan Insting. Jadi mesin kecerdasan manusia ada 5. Dimana yang membedakan adalah siapa pengemudi kecerdasan tersebut yaitu Introvert  dari dalam atau Ekstrovert yaitu dari luar. Perlu diketahui bahwa pemahaman Introvert dan Ekstrovert ala STIFIn nggak sama dengan pemahaman Introvert dan ekstrovert dalam ilmu psikologi.

Hasil dari Test STIFIn juga akan membantu banyak orangtua dalam memfasilitasi dan menstimulasi anak. Meski sudah ada test IQ, Test pengembangan minat dan bakat. Sebab   IQ seseorang kan bisa berubah. Misalnya  waktu SD hasil test IQ 120. Pas masuk SMA IQ nya 140.
Jawabnya karena Test IQ, kemungkinan besar dipengaruhi oleh lingkungan, yaitu sekitar 80 %. Bisa jadi anak-anak dengan kecerdasan tinggi tak terdeteksi karena lingkungan tidak memberi stimulasi yang baik.

Intinya manfaat Test STIFIn sangat besar untuk mengenali potensi diri dan kecerdasan, juga untuk pengenalan jati diri. Dengan begitu, kita jadi tahu kelemahan dan kekuatan terbesar kita. Baik dalam hal study, karier dan pengembangan diri.

Stifin dan peluang bisnis

STIFIn memberi peluang bagi anda yang tertarik berbisnis. Secara garis besar ada dua bisnis yang bisa dijalankan dengan STIFIn. Pertama menjadi promotor, yaitu orang yang menjelaskan dan memberikan layanan konsultasi. Karena kalau dapat hasil test STIFIn tanpa tahu mau diapakan, ya sia-sialah hasilnya.

Jadi setelah keluar hasil test STIFIn, akan ada konsultan yang memberikan/membacakan penjelasan dari hasil test STIFIn. Sehingga orang tersebut tahu harus bagaimana memanfaatkan hasil Test STIFIn. Setelah tahu jenis mesin Kecerdasan dan kemudinya, tugas promotor menyampaikan penjelasan apa dan bagaimana sifat yang bersangkutan, sehingga tahu bagaimana mengoptimalkan Mesin Kecerdasan dalam dirinya.


Bisnis yang kedua, Frenchise STIFIn. Membuka usaha test STIFIn. Ini besar banget peluangnya mengingat besarnya manfaat yang di dapat bagi orang yang melakukan test STIFIn. Apa bisnis STIFIn bisa jangka panjang? Tentu saja, walau test STIFIn cukup dilakukan sekali seumur hidup, tapi bisnis ini tidak akan berhenti karena test STIFIn bisa dilakukan di mana saja tanpa batasan tempat, baik dalam dan luar negeri.

Nah buat yang mau tahu lebih jelas Test STIFIn maupun bisnisnya bisa menghubungi Ibu Dhey Siregar selaku Founder DNA Humanity dan Owner STIFIn Depok juga STIFIn Studio Inc. di no
081511371446. Atau kunjungi
YouTube channel STIFIn Studio Inc
http://stifinloyalis.com/
Instagram @stifinstudio dan @stifindepok

Kalau berminat jadi promotor yang memberi pelatihan seperti Bu Dhey juga bisa.

Minggu, 17 November 2019

Bahagia di Hari Tua

Bicara soal usia, saya suka bergidik ngeri membayangkan bagaimana ya saya di usia tua nanti? Apakah tetap sehat dan bisa menikmati hidup seperti usia sekarang? Mengingat saya trauma mendapati hari tua almarhum ibu dan mertua yang kurang bahagia karena sakit. Yah, ibu saya di hari tuanya menderita kanker getah bening sebelum akhirnya menutup usia 70 tahun. Adapun Bapak mertua sakit diabetes komplikasi darah tinggi hingga mengalami stroke. Sehingga hanya bisa berbaring dan dibantu semua kebutuhannya. 

Ketika saya mengikuti seminar  dalam rangka menjelang Hari Kesehatan Nasional, Nestle Health Science (NHS) pada 11 November 2019 melalui Media Workshop Nestle BOOST Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda, mempaparkan bahwa Badan Pusat Statistik memprediksikan pada tahun 2035, jumlah penduduk berusia lanjut (60 tahun ke atas) di Indonesia akan mencapai 48 jiwa atau 15% dari total penduduk. Dalam jumlah yang tinggi ini diharapkan para lansia ini masih tetap sehat, produktif, aktif, serta masih mampu untuk mencapai setiap mimpi-mimpinya yang tertunda. 


Mirisnya menurut Dr. dr. Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer di Indonesia, masih banyak lansia yang mengalami malnutrisi yang mengakibatkan penurunan berat badan, kelelahan, dan tidak berenergi, kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat yang melemah, kerentaan, mudah sakit dan perlu waktu lama untuk sembuh.
Ternyata barulah saya tahu salah satu penyebabnya karena manultrisi di usia tua, selain gaya dan pola hidup yang tidak sehat. 

Malnutrisi itu sendiri adalah ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kebutuhan energi tubuh untuk mendukung pertumbuhan, pemeliharaan dan kerja fungsi spesifik tubuh yang sehat. 

Adapun gejalanya  jika dialami oleh lansia berupa:

- Hilangnya massa otot (sarkopenia)
- Berkurangnya lemak di bawah kulit
- Penurunan berat badan ( 5% berat awal tubuh)
- Tulang yang terlihat menonjol
- Bibir pecah-pecah & cekung di bawah mata
- Rambut kusam dan mudah rontok
- Memar dikulit, kulit kering dan bersisik, dan ada penumpukan cairan di bawah kulit

Adapun faktor penyebab malnutrisi itu sendiri pada lansia adalah: 

1. Faktor Fisik
Kesehatan gigi yang buruk, hilang nafsu makan, kesulitan menelan
2. Faktor Sosial
Hidup sendiri, berkuranganya mobilitas, isolasi sosial
3. Faktor Medis
Infeksi, riwayat penyakit, depresi, dimensia


Sungguh tidak main main bahaya malnutrisi pada lansia sebab dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi, penurunan kekebalan tubuh, menurunkan kemampuan tubuh untuk penyembuhan luka, sarkopenia dan frailty syndrome. Oleh karena itulah lansia membutuhkan asupan gizi makro (karbonhidrat, lemak dan protein), gizi mikro (vitamin dan mineral) yang seimbang, asupan protein yang memadai, prebiotik dan atau probiotik untuk memulihkan keseimbangan baik dalam usus, juga asupan serat. Dan semua itu terkandung dalam Nestle BOOST Optimum, produk yang mengandung 50% protein whey. Perbandingan komposisi whey dan kasein sebesar 50 : 50. 

Yah, Nestle BOOST Optimum (dulu Nutren Optimum) bermanfaat membantu memenuhi
kecukupan gizi untuk mendukung aktivitas harian para lansia. Nestle BOOST Optimum juga diperkaya dengan Vitamin D, E, B6 dan B12 serta probiotik (Lactobacillus paracasei) dan prebiotik (serat pangan yaitu inulin dan fructo-oligosaccharides). Probiotik dan prebiotik ini berguna untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan."

Kelebihan protein Whey dibandingkan dengan casein adalah lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Dengan rasa vanilla yang gurih dan terasa ringan di mulut karena tidak menggumpal.

Dalam workshop ini hadir juga bintang tamu bapak Don Hasman. Di usianya yang sudah 79 tahun masih aktif sebagai seorang fotografer yang telah berpetualang
dengan berjalan kaki sejauh 1000 (seribu) kilometer di benua Eropa di musim panas. Bayangkan, di usia 79 tahun masih sehat bugar, dan kuat berjalan jauh berpuluh kilometer padahal sudah. Ckckckck....meski sudah lansia tapi masih bisa menikmati hidup dengan bahagia tanpa sakit2an. Ternyata menurut beliau dari muda dia sudah memperhatikan asupan makanan dan tidurnya selalu tercukupi. Yaitu tidak berlebih-lebihan dalam makan dan tidur. Tips yang perlu di tiru nih, agar bisa tetap kuat, sehat dan bahagia di usia lanjut.


Jumat, 25 Oktober 2019

Jejak Digital Yang Baik

Di era digital sekarang ini, kita harus pinter mengendalikan jari. Sebab kalau tidak, banyak yang akan menjadi korban dan tersakiti. Terutama bagi perempuan, yang menurut penelitian  pengguna paling banyak sekitar 64 %.


Tentu kita masih ingat kasus istri TNI yang baru baru ini. Akibat nyinyir di media sosial, akibatnya berdampak pada pemecatan jabatan suaminya. Kisah lainnya masih banyak lagi kita dapati, dimana pelaku sampai masuk penjara akibat tulisannya di media sosial. Tak salah bila Ibu Trisna Willy mengatakan dulu televisi berbahaya, tapi sekarang media sosial lebih berbahaya lagi.

Bagaimanapun keluarga yg kuat adalah cermin dari negara yg kuat, sehingga perempuan harus melek media sosial namun dengan cara yg bijak dalam penggunaannya.
Menurut Erik Mubarok, Praktisi Media Sosial. Coba bertanya pada diri apakah kita lebih banyak menerima efek positif atau negatif dari internet? Contoh positif misalnya memudahkan kita dalam berdagang online.


Sehingga dalam bermedia sosial baiknya

1. Saring sebelum sharing
2.Menjaga agar suami kita selalu tenang dalam bekerja , sebab ada UU ITE  lewat perbuatan yg tidak menyenangkan

Bahkan menurut  Prof. Dr. Henry Subiakto, Staf Ahli Kemkominfo Bidang Hukum, dulu anak anak  bermain secara fisik di luar rumah, sekarang main gadget. Dulu belajar lewat buku sekarang lewat gadget. Dulu anak anak masih mau di beri uang tunai, sekarang mintanya gopay, ovo. Jadi benar benar ada perubahan.

Tak heran, makin jarang sekarang anak-anak nonton tv dan baca koran. Hal ini sudah menjadi fenomena dunia. Kalau ada yg nonton tv sekarang mungkin usianya yg sudah tua atau seleranya tua.



Apalagi sekarang semua orang bisa jadi wartawan dengan hanya modal hp. Potret dan rekam video lalu upload. Ibaratnya sekarang internet itu sudah seperti kebutuhan oksigen saja, kalau tidak ada bisa mati.

Belum lagi game online, yang  di satu sisi game online sudah jadi bagian olahraga dan produk industri. Dimana paling banyak dunia industri game online ada di Jepang.  Faktanya lagi facebook kian membesar karena kebutuhan memperhatikan dan diperhatikan bagi setiap orang tersalurkan.

Intinya berhati hatilah dalam bermedia sosial karena ada jejak digital dari Google, terutama bagi anak anak kita. Ibaratnya udah ada malaikat baru. Selain itu menurut Ibu Rahmi Psikolog, ciptakan Chat Time atau waktu buat anak, agar tidak kecanduan gadget dan pornografi.



Senin, 14 Oktober 2019

Rahim Bumi 2



Aku berlari kecil di sepanjang jalan teladan. Hatiku bungah dan girang ingin segera sampai di sekolah. Kang Asep benar ,akhirnya guru yang pemarah itu diberhentikan dari sekolah, karena banyak orangtua murid yang mengadukannya. Diganti dengan guru yang baru. Namun yang membuatku kembali betah disekolah adalah Pak Masumi. Wali kelasku yang baru, karena wali kelas yang lama sudah pensiun. Guru baru yang tak pernah sekalipun mengumbar rasa marah. Apalagi sampai membentak murid. Guru yang bagiku memiliki sejuta kesabaran dan kasih sayang yang tulus dari hati, hingga terasa sampai di hatiku dan anak didik beliau. Di depan pintu gerbang aku bertemu Pak Masumi, guru idolaku dengan sepeda kumbangnya, Pak Masumi tersenyum kebapakan ke arahku. Senyum yang selalu  kurindukan dari sosok Ayah. 

“Wah, si kecil rajin sekali sudah sampai sekolah duluan,” Pak Masumi membelai pipiku.
Aku hanya menjawab dengan senyum malu-malu namun senang dan tersanjung. Lalu segera masuk kelas dengan semangat 45, sembari menatap punggung Pak Masumi memasuki kantor guru-guru. Suasana kelas masih lengang karena baru diriku yang datang. Sementara bel masuk sekolah masih 15 menit lagi. Sambil menunggu pelajaran dimulai, aku ambil pe-er karanganku,  dan kubaca lagi dengan cermat. Hmmmm...rasanya sudah tak sabar ingin segera membacakannya dihadapan teman teman dan Pak Masumi.

Tak terasa, bel sekolah berdentang nyaring di telinga. Satu persatu murid sekolah dasar negeri 19 berlari masuk ruangan. Bangku kelas empat pun mulai dipenuhi siswa, termasuk bangku di sebelahku. 

“Hai Rena, bagaimana pe er karanganmu? “
“Belum selesai, baru separuh. Rasanya aku tak berbakat mengarang seperti dirimu,” jawab Rena Manyun.
“Masak sih? Boleh aku liat ceritamu Rena?”
“Gak usah ah, aku malu,” tawa Rena.
Aku pun tak lagi memaksa Rena. Apalagi Pak Masumi sudah masuk kelas. Tanda pelajaran sebentar lagi akan di mulai.
“ Sepulang sekolah, aku boleh main ke rumahmu Lis?  Mau belajar bikin cerita,” Bisik Rena. Aku hanya mengangguk mengiyakan. Tentu saja aku tak keberatan malah senang sekali. Apalagi Rena sahabat karibku dari  kelas satu hingga sekarang  ini. Rena pun tersenyum senang.
“Baiklah! Sekarang bapak akan memanggil satu persatu siswa untuk membacakan hasil karangan yang kemarin bapak suruh di depan kelas. Bapak mulai dari Geulis dulu.”
Penuh antusias, aku segera ke depan kelas.
 “Ayo dibacakan, bapak dan teman-temanmu sudah tidak sabar,” ucap Pak Masumi lagi sambil tersenyum ramah.
“Baik Pak,” jawabku mantap.

Tuhan.....Ijinkan aku bertanya. Mengapa kau ambil sosok Hero dalam hidupku? Padahal, aku butuh dia menjadi pahlawan dalam hidupku. Membantuku mengerjakan pe-er. Mendengar curhatanku, juga menghiburku di saat bersedih. Terutama saat aku melihat betapa mesranya hubungan mereka dengan ayahnya di luar sana. Yah, semua teman-temanku memiliki ayah dalam hidup mereka. Aku sangat iri  dan berkhayal kau  menggendongku Abah, kala kuterjatuh dan tertidur diatas kursi, saat membaca buku. Lalu membaringkanku di atas kasur dengan seulas kecupan sayangmu. 

Aku juga ingin bercerita banyak padamu Abah. Tentang sekolahku, teman-temanku yang lucu, juga tentang guru-guruku. Dan aku juga ingin membanggakan dirimu di hadapan semua orang bahwa kaulah Heroku. Pahlawanku yang hebat seperti Superman tokoh favoritku, yang bisa terbang dan melindungi semua orang. Yah, aku ingin kau menjadi pelindungku. Juga pelindung bagi Ambu. Oh Abah…Aku tak bisa marah padamu apalagi pada Tuhan, yang telah membawamu pergi begitu saja tanpa pernah kudengar salam perpisahan dari suara lembutmu juga belaian kasih mesramu. Aku ingin kau kembali, tapi itu tak mungkin, agar selalu ada yang melindungi diriku yang kecil ini. Amin.....

Hari terus berganti dengan cepat. Aku kembali bisa menikmati sekolahku. Hal yang belum pernah  kurasakan sebelumnya. Apalagi  Pak Masumi semakin perhatian padaku, hingga membuat iri teman teman sekelasku. Mungkin karena setiap pertanyaan yang diajukan Pak Masumi, aku selalu lebih dulu mengacungkan tangan dengan semangat empat lima untuk menjawab. Tak ada lagi rasa takut dihatiku. Selain itu, aku jarang mendapat nilai dibawah sembilan. Bahkan lebih banyak sepuluh hingga raportku mendapat point tertinggi. Terutama dalam pelajaran mengarang dan bahasa Indonesia. 

Kusadari, untuk bisa tumbuh, setiap pohon membutuhkan tanah sebagai rahimnya. Begitu juga denganku, yang terlahir dari rahim seorang Ambu yang lemah lembut namun rapuh. Terlebih dahulu saya perkenalkan siapa Ambu sebenarnya. Terlahir sebagai anak satu-satunya dari seorang ibu yang menikah lebih dari satu kali. Ambu hanya memiliki satu saudara laki-laki tapi dari lain ayah. Adapun saudara-saudara tiri Ambu yang lain meninggal sejak baru lahir. Yah, sebagaimana Ambu, Nini (nenek) juga terkenal cantik dan merupakan Mojang yang diperebutkan banyak Jajaka. 

Ambu sendiri tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita dengan rambut hitam bergelombangnya nan lebat. Berkulit kuning langsat dan berhidung bangir dengan alis tebal dan mata yang hitam bulat indah. Perpaduan dari ibu Sunda dan ayah Ambu seorang Pakistan. Tentu banyak Jajaka yang tertarik mempersunting Ambu. Tak terkecuali tukang pengantar surat yang sering datang dan lewat di depan rumah Ambu. Namun Nini adalah wanita yang sedikit keras dan otoriter. Ia tak ingin Ambu menikah bukan dengan pria pilihannya sendiri. Ia pun tak pernah menerima setiap lamaran yang datang mempersunting Ambu. Ambu meskipun seorang anak yang penurut, tapi sesungguhnya jiwanya mudah memberontak sehingga menurun padaku. 

Suatu hari seorang pria paruh baya yang sudah memiliki 5 orang anak datang untuk melamar Ambu.
“Lilis belum mau menikah Ambu! Apalagi dengan pria yang sudah pernah memiliki banyak isteri.”
“Apa salahnya Neng? Toh isterinya sudah meninggal dan sebagian sudah diceraikan karena tidak cocok.”
“Mengapa Ambu begitu bernafsu menjodohkan Lis dengan pria yang usianya tak jauh beda dengan Ambu? Harusnya Ambu saja yang menikah dengannya!”
“Lilis! Ngomong apa kamu? Jangan kurang ajar! Kan pria tua itu sukanya ama kamu, bukan Ambu. Lagian, apalagi yang kamu tunggu? Sekolah tidak lagi dan umurmu juga semakin bertambah. Ambu yakin duda ini pria yang baik, karena bertahun-tahun Ambu sudah ikut bekerja di Saungnya.
“Ambu memang kejam! Dan tak pernah mau ngertiin Lis,” protes Ambu hingga mengurung diri di kamar selama berhari-hari. 

Ambu memang tidak mampu melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Selain alasan ekonomi, matanya yang sebelah kiri juga sering sakit hingga beberapa kali harus di operasi. Walaupun begitu, mata kanannya masih bisa melihat ketika ia ingin membaca. Apalagi Ambu senang membaca banyak buku meskipun hanya sekolah sampai tingkat SD. Kebiasaan yang akhirnya menurun padaku, yang seorang kutu buku. Hanya aktivitas menjahit saja yang terpaksa Ambu hentikan, karena matanya sudah tidak sekuat dulu lagi. Padahal banyak sudah hasil border jahitannya yang sudah jadi.